STOP NYALAHIN YANG CEWEK!!

(by: @kaibebek & @V3aprilia)

Bagi KPopers, pasti sering banget denger atau baca berita saat idolamu (cowok) mengungkapkan siapa tipe idealnya. Yang lebih sering sih, tipe ideal seorang idol itu umumnya adalah mereka yang terkenal, bahkan yang paling terkenal di grupnya (kalau mereka member grup band). Dari kalangan penyanyi atau grup, nama-nama yang sering banget disebut tiap menyinggung tentang tipe ideal, contohnya Yoona SNSD, Suzy Miss A, atau IU.

Pikiran negatif sering kali muncul, karena siapa sih yang ngga tau Yoona, Suzy, dan IU? Mereka jelas terkenal banget, dan juga selain berbakat, mereka dikaruniai fisik yang menarik. Tapi disisi lain, gara-gara tipe ideal ini, artis-artis cewek ini jadi nambah anti-fansnya. Itu karena fans si artis cowok ngga suka karena udah milih si artis cewek sebagai tipe idealnya.

Ada yang inget dengan salah satu episode Oh My School (episode 16 ya? Lupa…) saat Gikwang B2ST bilang kalau Hyosung Secret adalah tipe idealnya. Hyosung SAMA SEKALI NGGA ADA GELAGAT MINTA DISEBUTIN NAMANYA. Gikwang duluan yang mulai. Tapi apa yang terjadi setelah itu? Hyosung di-bash dimana-mana, hanya karena dia jadi tipe idealnya Gikwang.

Terkadang beberapa acara pun sudah di-setting, contohnya seperti WGM (We Got Married), dimana pasangan ‘suami-istri virtual’ itu kemesraannya terlihat sangat nyata. Tapi meskipun sudah jelas kalau itu hanya setting-an, para peserta WGM ini tetep aja di-bash. Kalo mau protes atau ngomel-ngomel, ya ngomelnya ke script writer, jangan ke artisnya.

Pertanyaannya adalah: kenapa selalu yang cewek? Kenapa Yoona, Suzy, IU, Hyosung, dan artis-artis cewek lain (yang pernah disebut sebagai tipe ideal) selalu dimusuhi lebih dulu, alih-alih artis-artis cowok yang lebih dulu milih dia sebagai tipe ideal? Kenapa Shin Se Kyung, Park Han Byul, dan Hara Kara yang jumlah anti-fansnya meningkat tajam setelah mereka pacaran (atau pernah pacaran) dengan Jonghyun SHINee, Se7en, dan Junhyung B2ST? Tau darimana kalau artis-artis cewek ini yang (kasarnya) menggoda artis-artis cowok ini, sehingga kamu seolah punya alasan untuk membenci mereka?

Bagi kalian yang pernah pacaran, atau minimal bagi kalian yang pernah ditaksir dan di-PDKT-in cowok, pasti ngeh banget kalo yang memulai semua itu adalah cowok. Cowok yang lebih dulu tertarik, cowok yang lebih dulu suka, kemudian minta nomor HP, PDKT, dan kemudian saat waktunya tepat si cowok akan nembak. Dan si cowok pasti akan bahagia banget karena diterima dan berhasil dapetin kamu.

Nah, sekarang apa bedanya dengan artis-artis cowok yang udah punya pacar itu? Terlepas dari siapa yang suka atau naksir duluan, masa’ iya si artis cowok cuma diam aja sementara si cewek aktif bergenit-genit ria?

Idolamu itu juga manusia biasa, kali. Kalaupun kamu merasa levelmu dan level idolamu itu berbeda jauh, itu hanya masalah profesi. Di balik profesinya yang gemerlap itu, mereka sama saja dengan kita, punya perasaan sayang dan cinta ke seseorang, pengen nge-date dengan seseorang, dan bahkan pengen pacaran dengan santai tanpa takut dihujat bahkan ditinggalkan fans.

Tapi kenyataannya apa? Sekalinya artis mengumumkan kalo dia udah punya pacar, dunia seakan runtuh. Semua fans pada sibuk nyumpahin si cewek, pacarnya si artis ini. Fans sibuk mengeluarkan kata-kata kasar yang bikin kuping panas ke cewek itu, bahkan nyumpahin supaya mereka cepet-cepet putus. Kalau seandainya mereka akhirnya putus, fans ngerasa bahagiaaaa… banget, dan langsung menggelar selametan potong tumpeng dan kurban kambing 7 hari 7 malem.

Apa kamu pernah berpikir seperti itu? Dan kalau pernah, apakah menurutmu pikiran seperti itu wajar? Kalau iya, berarti kamu itu egois.

Kenapa perasaan egois itu bisa muncul? Apa karena kamu cemburu melihat oppa-mu nyebut cewek lain sebagai tipe idealnya, atau deket dan malah akhirnya pacaran dengan orang lain, dan bukannya sama kamu? Padahal, mungkin selama ini kamu selalu ngerasa kalau hanya kamulah yang punya perasaan cinta paling besar ke oppa-mu, tapi ternyata perasaanmu ‘ngga terbalas’. Oke, coba sekarang pikirkan ini. Lebih mungkin mana, bias pacaran sama kamu, yang berstatus sebagai fans, atau bias pacaran dengan sesama artis? Well, okelah, ngga selamanya artis pacaran sama artis juga, dan bukan hal yang mustahil kalo artis pacaran sama non-artis, bahkan sama fans. Tapi mana yang lebih memungkinkan untuk dipacari? Ya jelas lah, orang yang sering ketemu sama bias, dan kalo bukan dengan sesama artis, ya sama siapa lagi? Ngga lupa kan dengan kalimat “witing tresno jalaran soko kulino”? Cinta itu muncul karena terbiasa. Terbiasa ketemu, terbiasa ngobrol, terbiasa curhat, terbiasa saling pandang-pandangan #eeaaaa. Cobalah bersikap realistis, cobalah memisahkan antara perasaan nge-fans dan perasaan ingin memiliki. Lha fans yang di Korea sono aja belum tentu bisa pacaran sama bias, apalagi kita yang ada di luar Korea, alias ada di Indonesia. Kecuali kalo biasmu dateng ke Indonesia trus kamu punya kesempatan nyuri rambutnya sehelai dua helai, trus kamu santet, ya itu sih ceritanya lain lagi.

Kalau kamu nge-fans, kamu akan selalu berpikir ingin selalu melihat oppa-mu bahagia. Kamu senang melihat oppa-mu tersenyum bahagia, tertawa lepas. Tapi waktu oppa-mu punya pacar, kamu ngamuk-ngamuk dan menghina si cewek, ngedoain cepet putus. Apanya yang bikin bahagia? Pikirin juga dong perasaan oppa-mu, sebagai orang yang dia sayang, memangnya oppa-mu ngga sedih, ngga marah melihat pacarnya dibenci banyak orang? Tapi oppa-mu bisa apa, ngga mungkin kan dia marah-marah ke fansnya sendiri.

Kamu bersorak bahagia saat tau oppa-mu putus dengan pacarnya. Itu bener-bener jahat, kamu ngga pernah mikir kalau seandainya kamu berada di pihak oppa-mu. Kamu dan pacarmu sudah saling cinta, bahkan orangtua kalian sama-sama setuju, tapi hubungan kalian terganjal karena banyak orang yang membenci hubungan kalian. Apa itu yang namanya pengen selalu melihat oppa-mu bahagia? Pikir ulang dulu, ya…

Oh ya, lagi satu. Ngeh ngga, sepertinya Shindong Suju adalah artis cowok yang sangat, bahkan paling beruntung dalam urusan memiliki pacar. Sebagian besar fans setuju-setuju saja saat Shindong pacaran dengan Nari, hampir ngga pernah denger ada berita Nari di-bash sama fansnya Shindong atau fans member Suju yang lainnya. Ngga pernah ada fans yang nyumpahin supaya Shindong-Nari putus, yang ada malah fans mendoakan supaya mereka langgeng bahkan cepat nikah. So sweet kan? Pernah kepikiran ngga, mungkin para member Suju yang lain, atau bahkan idol yang lain, merasa iri banget dengan Shindong. Shindong deket dengan siapapun, ngga ada fans yang ngamuk. Kenapa perlakuan ke Shindong dan ke artis lain itu beda banget? Shindong punya pacar, semua ikut bahagia. Tapi sebaliknya, saat member Suju yang lain ikut WGM aja, fans ngamuk-ngamuk. Dan yang di-bash, lagi-lagi cewek. Ini ngenes banget

So, kalo menurut kalian gimana guys? Ditunggu commentnya 🙂

Advertisements

One thought on “STOP NYALAHIN YANG CEWEK!!

  1. Super setuju!!! Ini postingan yang keren banget. Bisa jadi tempat introspeksi diri juga buat para fangirl (termasuk saya) supaya kalo udah ngefans berlebihan, bisa sadar.
    Fangirls sering banget malahan udah jadi agenda wajib bagi kita untuk bermimpi, berandai-andai supaya jadi pacar (bahkan istri) dari bias kita. Wajar sih, tapi ada batasnya juga. Dan postingan ini bisa bikin kita tersadar, atau paling enggak stop buat nge-bash cewek-cewek super cantik yang deket sama bias. Make love not war lah istilahnya. Good job thor 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s